Pemahaman diri pada dasarnya merupakan pemahaman keseluruhan kepribadiannya dengan segala latar belakang dan interaksinya dengan lingkungannya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Dalam penelitian ini menggunakan model penelitian Pre-Experimental Dsign dengan menggunakan model one-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA2 sebanyak 26 siswa. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan observasi. Dari hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata pre-test 35,86 yang termasuk dalam kategori sedang, skor terendah 32 dan skor tertinggi 42. Sedangkan nilai rata-rata post-test 40,91 termasuk dalam kategori tinggi, skor terendah 37 dan skor tertinggi 51. Hasil uji T dengan nilai thitung 6,74 > ttabel 2,086 ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan hasil post-tes. Dari hasil perhitungan rata-rata skor dan uji T yang telah dilakukan terhadap pemahaman diri siswa kelas XI IPA2 sebelum mendapatkan layanan dan sesudah mendapatkan layanan bimbingan klasikal, pemahaman diri siswa mengalami peningkatan dan terdapat perubahan yang signifikan pada pemahaman diri siswa.
Copyrights © 2023