Penelitian bertujuan untuk mengungkap secara mendalam mengenai sumber-sumber stres yang dialami dan proses coping yang dimiliki caregiver orang dengan gangguan jiwa. Penelitian menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Penelitian ini melibatkan dua orang subjek yang berperan sebagai caregiver bagi keluarganya yang mengalami gangguan jiwa dan dua orang significant person. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber-sumber stres subjek I berasal dari anak yang mengalami gangguan jiwa skizofrenia dan sangat sulit diminta mengkonsumsi obat. Subjek I cenderung menggunakan problem focused coping bentuk confronting coping dan seeking information. Subjek I hanya menggunakan emotional focused coping ketika terdesak dan merasa tidak mampu mengubah keadaan. Kondisi stress subjek II berasal dari kakak yang mengalami skizofrenia. Subjek II lebih mandiri secara ekonomi karena memiliki usaha sendiri dan mendapat materi dari suami. Subjek II lebih cenderung menggunakan emotional focused coping bentuk seeking social support dan acceptance responsibility untuk bertahan dalam situasi yang dirasa menekan. Penelitian ini menemukan adanya penggunaan antisipatif coping pada subjek, serta ditemukan adanya penggunakan emotional focused coping bentuk religious coping membantu penerimaan caregiver terhadap kondisi yang harus dijalani oleh kedua subjek. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proses coping yang dimiliki masing-masing subjek dipengaruhi oleh dukungan sosial dan kondisi ekonomi yang melatarbelakangi subjek.
Copyrights © 2023