Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sangat mempengaruhi segala aspek kehidupan, termasuk aspek pendidikan di Kabupaten Banyuwangi. Memasuki kawasan PPKM level 3, Banyuwangi telah diizinkan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kesiapan belajar PTM Terbatas terhadap resiliensi akademik siswa kelas IX Semester Gasal di SMP Negeri 2 Srono, Banyuwangi. Metode yang digunakan ialah jenis korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Analisis yang digunakan untuk menganalisis data ialah rumus koefisien korelasi dengan mencari r product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat Pengaruh Antara Kesiapan Belajar PTM Terbatas Terhadap Resiliensi Akademik Siswa Kelas IX Semester Gasal SMPN 2 Srono dengan taraf signifikan sebesar 0,026, lebih kecil dari 0,05. sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak.
Copyrights © 2023