Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan kegagalan fungsi ginjal untuk mempertahankan metabolisme serta keseimbangan cairan dan elektrolit akibat destruktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan gizi dan persepsi dukungan keluarga dengan asupan protein pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa RSD Mangusada. Variabel terikat (dependen) dalam penelitian ini adalah asupan protein dan variabel bebas (independent) dalam penelitian ini adalah pengetahuan gizi dan persepsi dukungan keluarga. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 43 orang dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling. Jenis data yang dikumpulkan berupa karakteristik sampel, asupan protein, data tingkat pengetahuan dan persepsi dukungan keluarga yang dilakukan dengan wawancara dan kuisioner. Berdasarkan kriteria asupan protein, sebagian besar asupan protein kurang dari kebutuhan, yaitu sebesar 67.4%. Pengetahuan gizi baik sebesar 62.8% dan persepsi dukungan keluarga sebagian besar baik, yaitu sebanyak 93%. Kesimpulan pada penelitian ini berdasarkan hasil uji korelasi Pearson yaitu tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi dengan asupan protein (p=0.152) serta tidak ada hubungan antara persepsi dukungan keluarga dengan asupan protein (p=3.87).Kata Kunci: Gagal ginjal kronik, hemodialisa, asupan protein, pengetahuan gizi, persepsi dukungan keluarga
Copyrights © 2023