Creative thinking merupakan salah satu kemampuan yang perlu dikuasai siswa namun kondisi menunjukkan bahwa creative thinking belum dikuasai dengan baik. Penelitian ini akan memberikan penguatan literatur mengenai model pembelajaran yang dapat menguatkan creative thinking. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keefektivan pembelajaran pengajuan masalah terhadap penguatan kemampuan creative thinking siswa SMA. Penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen semu, rancangan dengan kelompok kontrol hanya pascaperlakuan. Populasi adalah siswa SMA Negeri 1 Suruh kelas XI MIPA. Melalui clustered random sampling terpilih kelas XI MIPA 1 (kelompok eksperimen) dan kelas XI MIPA 2 (kelompok kontrol). Data diambil melalui tes dan observasi, instrumen berupa soal tes, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data pascaperlakuan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji perbedaan rata-rata. Data hasil observasi dikonversi menjadi persentase lalu dikategorikan menjadi skala kualitatif berdasarkan tabel kategori keterlaksanaan pembelajaran. Berdasar analisis data diketahui hasil uji perbedaan rata-rata postest kelompok eksperimen dan postest kelompok kontrol yaitu nilai sig.2 tailed 0,00 < 0,05 sehingga H0 ditolak yang bermakna terdapat perbedaan rata-rata kemampuan creative thinking kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Mean difference kelompok eksperimen dan kelompok kontrol bernilai positif yaitu 12,60 berarti rata-rata kemampuan creative thinking kelompok eksperimen lebih tinggi dari rata-rata kemampuan creative thinking kelompok kontrol. Pembelajaran pengajuan masalah terlaksana “sangat baik”. Kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran pengajuan masalah efektif terhadap penguatan kemampuan creative thinking siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Suruh.
Copyrights © 2023