Penentuan titik alternatif pengambilan air untuk menjadi hulu dari pipa transmisi merupakan pemilihan yang harus melibatkan elevasi ketinggian titik-titik air agar dapat mengalir sencara gravitasi. Perencangan pipa transmisi digunakan untuk mengaliri embung agar mengatasi masalah kekeringan di daerah rembang. Pada bulan Agustus hingga November embung Banyukuwung kesulitan untuk mendapatkan air sehingga perlunya surplesi air untuk mengisi embung tersebut. Pada tugas akhir ini akan memilih titik lokasi pengambilan air dan merencanakan pipa transmisi menggunakan EPANET. Dengan mengacu pada saluran pipa paling efektif dari segi jarak dan elevasi. Sangat dibutuhkan elevasi yang lebih tinggi untuk hulu pipa agar pipa dapat mengalir tanpa menggunakan pompa. Analisis di EPANET menggunakan pipa HDPE sepanjang 16 KM dan berdiameter dalam 352.6 mm. Debit yang di dapat 42 liter per detik dengan kecepatan air 43 cm/d. Kata Kunci: air, pipa transmisi
Copyrights © 2023