Hasil riset kesehatan dasar 2018 menunjukkan bahwa sulawesi selatan menempati urutan keempat penderita stunting terbanyak di Indonesia setelah NTT, NTB, dan Sulawesi Tenggara. Kabupaten Takalar adalah daerah di Sulawesi Selatan dengan prevalensi stunting cukup tinggi yakni 33,3 % pada tahun 2017. Desa Bontokadatto merupakan bagian dari Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar memiliki 7 posyandu dengan 35 kader posyandu, namun sebagian besar merupakan kader yang tidak terlatih. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Kader Posyandu tentang stunting , meningkatnya pengetahuan dan keterampilan Kader Posyandu tentang cara mengukur berat badan dan tinggi badan balita dan terselenggaranya buku pegangan yang dapat dijadikan sebagai bahan acuan standar pengukuran tinggi badan dan berat badan dalam pencegahan dan deteksi dini stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan dengan simulasi dengan pendekatan partisipasi aktif. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan terlihat bahwa penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan telah meningkatkan pengetahuan kader Posyandu yang dilatih pada kategori baik sebesar 57,14 %. Kesimpulan : Penyuluhan dan Pelatihan yang dilakukan efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam melakukan pengukuran antropometri sebagai deteksi dini stunting
Copyrights © 2023