Masyarakat memiliki banyak pilihan layanan kesehatan yang diyakini dapat menjadi sumber memperoleh kesehatan jasmani, mulai dari pengobatan konvensional (medis) hingga tradisional. Zaman yang semakin modern justru terjadi fenomena kenaikan pengguna jasa layanan pengobatan tradisional baik berupa upaya preventif (pencegahan) ataupun penyembuhan terhadap penyakit. Bekam memiliki potensi bisnis yang akan sangat berkembang untuk menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat di masa depan. Meningkatnya minat beli masyarakat terhadap produk jasa terapi bekam ini perlu diberi perhatian mengingat belum banyak survei dan riset yang mengangkat perilaku konsumen pengguna jasa terapi bekam. Penelitian ini diyakini dapat membantu merumuskan komunikasi pemasaran dan kebijakan pemasaran yang efektif mengacu pada pola perilaku konsumennya melalui karakteristik demografi dan sosio-ekonomi, atribut produk, kepercayaan konsumen, kualitas informasi dan persepsi risiko. Metode penelitian ini berupa anlisis deskriptif, analisis indeks jawaban dan Partial Least Squares (PLS) dengan menggunakan software SmartPLS. Peminat jasa terapi bekam didominasi oleh perempuan di usia dewasa produktif dengan taraf pendidikan well educated, dan berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga dengan pendapatan ekonomi menengah. Faktor atribut produk berupa promosi melalui potongan harga/diskon dan undian berhadiah dalam produk jasa terapi bekam tidak menjadi perhatian dalam memunculkan minat beli konsumen. Dukungan autentifikasi kompetensi terapis menjadi proxy bagi konsumen dalam menimbulkan perasaan aman dan nyaman dalam benak konsumen. Minat beli konsumen terhadap jasa bekam tidak dipengaruhi dari kualitas informasi yang beredar saat ini. Pemahaman literasi informasi risiko terapi bekam bagi konsumen cenderung berperan secara aktif dalam mitigasi resiko pembelian jasa bekam
Copyrights © 2023