Kisah Ashab al-Qaryah merupakan salah satu kisah yang terdapat dalam surah Yasin. Dalam tafsir al-Ibriz, kisah ini digambarkan dengan menghadirkan dialog antar tokoh dalam inti kisah. Walau disajikan dalam bentuk alur kisah yang saling bersambung antar ayat, dalam penafsirannya, Bisri tidak memasukkan sumber rujukan langsung pada teks kitab. Tidak adanya sumber rujukan yang dikutip langsung dapat memungkinkan para pembaca kitab tafsir ini bertanya-tanya perihal sumber rujukannya. Penelitian ini hadir dengan latar belakang karena hal tersebut yang kemudian difokuskan hanya pada ayat kisah Ashab al-Qaryah. Kajian ini merupakan kajian kepustakaan dengan dengan sumber utama yang digunakan berupa Al-Qur’an, kitab-kitab tafsir dan sumber-sumber lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dalam penafsiran Bisri terhadap kisah Ashab al-Qaryah pada surah Yasin sebagian besar merujuk dan paling banyak sesuai dengan tafsir al-Khazin dibanding dengan dua kitab lain yang disebutkan dalam muqaddimah tafsirnya yakni tafsir Jalalain dan tafsir al-Baidawi.
Copyrights © 2023