Penafsiran atas term Sijjil sangat beragam mulai dari ulama tafsir klasik hingga modern. Mayoritas ulama menafsirkan term sijjil merujuk pada batu yang terbuat dari tanah dan dibakar. Mufassir lainnya ada yang menafsirkan sijjil sebagai benih penyakit cacar. Penelitian ini berfokus pada telaah makna bihijaratim min sijjil dalam Tafsir al-Azhar menggunakan pendekatan intertekstualitas Julia Kristeva sebagai pisau analisis. Adapun tujuan penelitian ini mencari hubungan antara Tafsir al-Azhar Buya Hamka sebagai teks kutipan dan Tafsir Juz Amma karya Muhammad Abduh sebagai teks referensi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-analisis dengan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan pendekatan intertekstual maka kitab Tafsir al-Azhar memiliki transposisi korelasi teks dengan kitab Tafsir Juz Amma yang masuk dalam modifikasi yaitu menyesuaikan dan mentransfer serta memperluas atau mengembangkan penafsirannya.
Copyrights © 2023