Jurnal Fatwa Hukum
Vol 6, No 4 (2023): E-Jurnal Fatwa Hukum

TINJAUAN YURIDIS TANGGUNG JAWAB SUAMI/ISTRI DALAM PERBUATAN HUKUM YANG MERUGIKAN PIHAK LAIN TERHADAP HARTA KEKAYAAN JIKA PERJANJIAN KAWIN

NIM. A1012181043, LADY MELING (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Sep 2023

Abstract

Abstrac Marriage is an important event in the life of every human being. The marriage that occurs between a man and a woman will have physical and mental consequences between them, to society and also relates to the property obtained between them both before, during and after the marriage takes place. For the sake of legal protection of the property of each husband / wife, a marriage agreement is made that does not harm third parties for the debts of one party.The formulation of problems that can be taken so that researchers are able to answer the problems being studied. The formulation of the problem that can be concluded is, how is the responsibility of the husband / wife for legal actions that harm other parties regarding property in the event of a marriage agreement. The purpose of this study is to determine and analyze the legal consequences for husband/wife in making a marriage agreement that harms third parties and to determine and analyze legal protection for third parties who are harmed in making a marriage agreement by husband/wife. The type of research used in this thesis is a type of legal research that is viewed from the point of view of legal research objectives, namely, normative legal research methods, which are descriptive or illustrative. The type of data used is secondary data, namely materials that provide an explanation of primary legal materials, such as opinions of experts, books, journals and e-journals, as well as documents or articles and the data analysis technique used is qualitative analysis, namely analyzing data in the form of library materials which will be presented in a simple manner As for the opinions of researchers who describe the description of the data obtained and connect them with each other to get a conclusion.The results of this study are that in this marriage, the legal consequences arising from the husband who has committed legal acts that harm third parties, then the third party has the right to take action by collecting the husband's debt by using the property of the party concerned and in this study the legal protection of third parties is more reprensive because the identity and interests of third parties are not visible if there is no legal relationship between him and either one or the husband / wife.Keywords: Marriage, Marriage Agreement, Assets, Debt  Abstrak Perkawinan merupakan peristiwa penting dalam kehidupan setiap manusia. Perkawinan yang terjadi antara seorang pria dengan seorang wanita akan menimbulkan akibat lahir maupun batin antara mereka, terhadap masyarakat dan juga hubungannya dengan harta kekayaan yang diperoleh di antara mereka baik sebelum,selama maupun sesudah perkawinan berlangsung. Untuk kepentingan perlindungan hukum terhadap harta kekayaan masing-masing suami/istri maka dibuatlah perjanjian kawin yang tidak merugikan pihak ketiga atas adanya hutang salah satu pihak.Rumusan masalah yang dapat diambil agar peneliti mampu menjawab permasalahan yang sedang diteliti. Adapun rumusan masalah yang dapat disimpulkan yakni, bagaimana tanggung jawab suami/istri terhadap perbuatan hukum yang merugikan pihak lain mengenai harta kekayaan jika terjadinya perjanjian kawin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis akibat hukum bagi suami/istri dalam pembuatan perjanjian kawin yang merugikan pihak ketiga dan untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan hukum bagi pihak ketiga yang dirugikan dalam pembuatan perjanjian kawin oleh suami/istri. Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah jenis penelitian hukum yang dipandang dari sudut tujuan penelitian hukum yaitu, metode penelitian hukum normatif, yang bersifat deskriptif atau menggambarkan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yaitu bahan yang memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer, seperti pendapat para ahli, buku-buku, jurnal dan e-journal, serta dokumen atau artikel dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif yaitu menganalisis data berupa bahan-bahan pustaka yang akan disajikan secara sederhana Adapun pendapat peneliti yang menguraikan gambaran dari data yang diperoleh dan menghubungkannya satu sama lain untuk mendapatkan suatu kesimpulan.Hasil penelitian tersebut adalah bahwa dalam perkawinan ini, akibat hukum yang ditimbulkan pihak suami yang telah melakukan perbuatan hukum yang merugikan pihak ketiga, maka pihak ketiga berhak melakukan perbuatan dengan menagih hutang suami dengan menggunakan harta kekayaan milik pihak yang bersangkutan dan dalam penelitian ini perlindungan hukum terhadap pihak ketiga lebih bersifat reprensif karena identitas dan kepentingan daripada pihak ketiga tidak terlihat apabila tidak ada hubungan hukum antar dirinya dengan baik salah satu atau pasangan suami/istri.Kata Kunci : Perkawinan, Perjanjian Kawin, Harta Kekayaan, Hutang

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...