Raihan prestasi merupakan hasil mutlak yang dihasilkan dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Untuk mendapatkan hasil prestasi yang meningkat secara berkesinambungan diperluan evaluasi yang tepat dan mendalam. Berdasarkan pernyataan tersebut penelitian ini bertujuan mengevaluasi pembinaan dan pelaksanaan program Pencak Silat IPSI Bali dengan menggunakan model evaluasi CIPP berdasarkan pada hasil perolehan medali yang diraih atlet pencak silat IPSI Bali pada PON XX di Papua. Sample penelitian adalah 14 orang responden yang terlibat pada PON XX Papua yang terdiri dari 3 orang pengurus IPSI, 3 orang pelatih dan 8 orang atlet. Data penelitian dikumpulkan dari hasil observasi, penyebaran angket, dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu teknik deskriptif kuantitatif. Dari hasil olah data maka disimpulkan bahwa pembinaan IPSI Bali pada team PON XX Papua belum berjalan dengan optimal. Aspek context pada pencak silat telah berjalan baik. Pelaksanaan aspek input pada pencak silat juga berjalan dengan baik sedangkan pada evaluasi process pencak silat berjalan pada indicator pelaksanaan program, evaluasi dan monitoring kurang baik sedangkan evaluasi product pencak silat masih berjalan belum sesuai harapan.
Copyrights © 2023