Seiring penggunaan teknologi yang semakin pesatmembuat berkembangnya inovasi dalam dunia teknologi.Visible Light Communication (VLC) adalah sistem komunikasiyang memanfaatkan cahaya tampak sebagai mediatransmisinya. VLC memiliki kekurangan pada bandwithmodulasi yang terbagi saat pengguanaan user dalam jumlahbanyak. Dalam mentransmisikan data VLC juga dapatmengalami interferensi dari suatu objek yang meghalangicahaya untuk sampai lansung ke user. Pada penelitian inimenganalisis Non-Orthogonal Multiple Access (NOMA) dalammengatasi kekurangan pada VLC. Teknik alokasi daya yangdigunakan adalah Static Power Allocation (SPA) danmeggunakan Pulse Position Modulation (PPM). Penelitian inimenggunakan kanal Line of Sight (LOS) dan Non-Line of Sight(NLOS). Parameter performansi yang digunakan yaitu Signalto Interference plus Noise Ratio (SINR), kapasitas kanal, dan BitError Rate (BER). Berdasarkan penelitian ini dapatdisimpulkan bahwa hasil SINR dengan kondisi kanal LOS lebihbaik dibandingkan kondisi kanal NLOS. Skenario yangmemiliki 2 user mendapatkan nilai SINR tertinggidibandingkan skenario lain nya, dengan nilai 33,450dB untukkanal LOS dan 25,491dB untuk kanal NLOS. Sedangkan untukBER dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi level padamodulasi PPM digunakan, maka hasil dari BER akan semakinbaik.Kata kunci— Visible Light Communication, Non-Orthogonal Multiple Access, Pulse Position Modulation, BitError Rate, Signal to Interference plus Noise Ratio
Copyrights © 2023