Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan di Kota Singkawang mengalami penurunan drastic dari 82,87% pada Tahun 2019 menjadi 49,68% pada Tahun 2021. Hal ini menjadi salah satu masalah yang harus segera ditanggulangi Pemerintah Kota Singkawang. Namun disisi lain Kota Singkawang merupakan salah satu wilayah di Kalimantan Barat dengan jumlah UMKM berizin terbanyak kedua setelah Kota Pontianak. Hal ini menjadi suatu peluang bagi pemerintah Kota Singkawang untuk meningkatkan TPAK perempuan di Kota Singkawang melalui pemberdayaan UMKM. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan wawancara serta dianalisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Pemerintah telah melakukan peran sebagai regulator, fasilitator dan katalisator melalui beberapa program yang telah dikerjakan tetapi masih belum optimal. Oleh karena itu diperlukan strategi-strategi untuk mengoptimalkan peran-peran tersebut salah satunya yaitu melakukan kerjasama dalam menyusun perencanaan program/kegiatan perlu ditingkatkan dengan koordinasi yang sinergis antar dinas-dinas teknis dan Bappeda sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dinas Kota Singkawang sebagai perencana makro serta kerjasama dengan pihak swasta
Copyrights © 2023