Praktek pengasuhan batita kurang kaya akan upaya stimulasi, untuk itu diperlukan pendidikan kesehatan yang dapat merubah perilaku dalam merawat batita khususnya dalam menstimulasi tumbuh kembangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan pendekatan modelling terhadap pengetahuan ibu dalam menstimulusi perkembangan motorik batita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Kutacane Aceh Tenggara. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen (pre–experimental designs) dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini sebanyak 121 orang dan sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 55 orang yang diperoleh dengan teknik accident sampling. Pada penelitian ini dilakukan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan Paired Sample t-test dengan taraf signifikansi 95% (α=0,05). Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Pendekatan Modelling Terhadap Pengetahuan Ibu Dalam Menstimulusi Perkembangan Motorik anak 1-3 tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Kutacane Aceh Tenggara dengan rata-rata pengetahuan ibu pertama 2,3273 dengan standar deviasi (SD) 0,79476, pada pengukuran kedua didapatkan rata-rata pengetahuan ibu 1,1818 dengan standar deviasi (SD) 0,47496. terlihat nilai mean antara pengukuran pertama dan kedua 0,12287 dengan standar deviasi (SD) 0,91121. Hasil Uji statistik dengan uji T-Test menunjukkan bahwa nilai p = 0,00 atau p = 0,05. Penyuluhan pendidikan kesehatan bagi ibu sangat penting dalam menstimulasi perkembangan motorik batita
Copyrights © 2020