Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematis siswa sehingga berdampak pada hasil belajar yang diperoleh. Maka peneliti berusaha mengatasinya dengan cara menggunakan model pembelajaran yaitu model explicit instruction berbasis teknik mnemonik. Model explicit instruction yaitu pembelajaran yang dilakukan dengan pola selangkah demi selangkah sedangkan teknik mnemonik dapat mempermudah siswa dalah mengingat materi dan konsep matematis, dengan digunakannya model pembelajaran diharapkan siswa lebih termotivasi lagi untuk belajar dan juga berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematis siswa Tujuan penelitian ini yaitu a). untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang belajar menggunakan model explicit instruction berbasis teknik mnemonic, dan b). Untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang diberikan pembelajaran model explicit instruction berbasis teknik mnemonic. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes pemahaman konsep matematis siswa sejumlah lima butir soal uraian dan analisis data dilakukan dengan uji prasyarat (uji normalitas yaitu menggunakan lilifors dan uji homogenitas yaitu menggunakan uji F) dan uji hipotesis, uji hipotesis ini dilakukan dua kali yang pertama digunakan uji N-Gain untuk melihat pengaruh pada model explicit instruction berbasis teknik mnemonic dan yang kedua digunakan uji-t yang digunakan untuk melihat perbedaan terhadap skor yang diperoleh sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh bahwa pada uji normalitas hasil pretest maupun posttes berdistribusi normal, selanjutnya hasil untuk uji homogenitas bahwa pretest dan posttest kedua variansnya homogen, kemudian untuk uji hipotesis yang pertama yaitu uji N-Gain diperoleh bahwa untuk kelas kontrol tidak efektif sedangkan kelas eksperimen hasilnya cukup efektif. Yang kedua yaitu uji-t diperoleh bahwa kelas kontrol tidak terdapat perbedaan skor sebelum dan sesudah pembelajaran sedangkan kelas eksperimen hasilnya terdapat perbedaan skor sebelum dan sesudah. Dalam penelitian ini memperoleh nilai N-Gain skor 1, 264 dengan kategori tinggi dan N-Gain skor persen sebesar 126,452 dengan kategori efektif, sedangkan untuk uji-t kelas eksperimen diperoleh skor :-36,556 dan :2,055 maka disimpulkan bahwa terdapat perbedaan skor antara sebelum dan sesudah. Kemudian uji-t kelas eksperimen diperoleh skor -8,362 dan 2,055 maka disimpulkan bahwa terdapat perbedaan skor antara sebelum dan sesudah.
Copyrights © 2023