Keanekaragaman yang ada di Desa Simpang Empat baik itu agama, etnis, budaya yang tersebar di setiap desanya. Di tengah kehidupan bangsa yang cukup religius munculah nilai nilai multikulturalisme yang memiliki pemahaman keagamaan moderasi beragama. Moderasi beragama di sini merupakan sebuah cara pandang, sikap dan juga keadilan sebagai jalan tengah nya, ini semua bersifat seimbang dan tidak ekstrem dalam praktek beragamanya, moderasi beragama sendiri menolak ekstremisme dan juga liberalisme, ini merupakan sebuah kunci agar semuanya bisa seimbang. Demi menciptakan masyarakat yang damai dan harmonis maka masyarakat sekitar diminta untuk saling menghormati satu sama lain, menerima setiap pendapat meskipun mereka berbeda suku dan agama, agar kedamaian dan keharmonisan di desa tersebut dapat berjalan dengan baik. Untuk itu demi menciptakan kedamaian dan juga keharmonisan dalam kehidupan yang multikultural maka dilakukanlah beberapa langkah penting oleh kepala desa setempat yaitu berkomitmen, toleransi, dan juga kekerasan. Hal itu di terapkan oleh kepala desa setempat pada masyarakat di Desa Simpang Empat ini. Adapun penelitian yang dilakukan kali ini yaitu menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif, dan memperoleh informasi dari beberapa informan. Jadi hasil dari penelitian kali ini, demi mewujudkan masyarakat yang harmonis dengan melakukan moderasi beragama yang mana langkah-langkah yang dilakukan oleh kepala desa setempat sudah cukup baik dengan borkomitmen, bertoleransi dan juga menolak segala jenis kekerasan jika berbeda pendapat, dan masyarakat sekitar juga sering melakukan sosialisasi agar solidaritas masyarakat tersebut tetap terjaga.
Copyrights © 2023