Pembangunan berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan sumber daya manusia dapat memberikan manfaat dan dampak yang lebih optimal. Perlu dilakukan penilaian terhadap kesiapan masyarakat terhadap keterlibatan pembangunan dan menjalankan berbagai program pembangunan Penilaian kesiapan masyarakat biasanya diukur melalui tingkat pengetahuan, kepemimpinan, bentuk upaya, dan sumber daya yang ada di masyarakat. Keberagaman seni, tradisi, ritual, dan produk kebudayaan menunjukkan Kecamatan Dongko memiliki potensi budaya yang besar sehingga layak untuk dikembangkan sebagai Culture Heritage City. Untuk mengimplementasikan pengembangan Kecamatan Dongko sebagai Culture Heritage City, dilakukan wawancara kepada responden kunci terhadap kesiapan masyarakat dengan menggunakan Community Readiness Model. Variabel yang digunakan meliputi usaha masyarakat, pengetahuan masyarakat mengenai usaha, kepemimpinan, kondisi masyarakat, pengetahuan masyarakat mengenai isu, dan sumberdaya terkait dengan isu. Hasil penilaian didapatkan skor rata-rata kesiapan masyarakat sebesar 4,16 yang berarti tingkat kesiapan di tahap confirmation/expansion. Tingkat kesiapan masyarakat ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat siap untuk mengembangkan wisata di desa dan siap untuk berpartisipasi aktif dengan memaksimalkan sumberdaya dan peran pemimpin.
Copyrights © 2023