Pada era saat ini maraknya kasus siswa yang mengalami bully di sekolah. Siswa yang menjadi korban bullying akan mengalami kecemasan, kecemasan mengacu perasaan tidak nyaman dan ketakutan bahkan kecemasan membuat seseorang sulit berinteraksi dengan seseorang dan lingkungan sekitar. Hal ini merugikan siswa karena siswa mengalami kecemasan sehingga tidak bisa mengontrol dirinya akibatnya siswa kesulitan berinteraksi dengan siswa lainnya bahkan hilangnya kepercayaan diri dan takut membina hubungan interaksi sosial dengan orang lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional, populasi penelitian adalah siswa kelas Kelas XI dan Kelas XII SMAN 8 Padang berjumlah 653 dengan sampel sebanyak 74 siswa dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Tujuan penelitian mendeskripsikan bagaimana hubungan interaksi sosial dengan kecemasan siswa korban bullying. Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan negatif yang signifikan antara interaksi sosial dengan kecemasan siswa korban bullying, penelitian merekomendasikan kepada guru BK meningkatkan perhatian terhadap korban bullying dengan memberikan layanan informasi, bimbingan kelompok dan penguasaan konten.
Copyrights © 2022