Masih banyak siswa belum mengetahui fungsi dan manfaat layanan BK. Hal ini, mempengaruhi motivasi siswa mengikuti layana konseling. salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi mengikuti layanan konseling adalah komunikasi interpersonal guru BK. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara komunikasi interpersonal guru BK dengan motivasi siswa mengikuti layanan konselings serta implikasinya dalam bimbingan dan konseling. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini terdiri dari 123 siswa dengan sampel 98 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skali Likert. Data dianalisis dengan menggunakan teknik persentase, kemudian untuk melihat hubungan antara kedua variabel digunakan teknik Pearson Produk Moment dengan bantuan IBM SPSS Statistic 23. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) kategori terbesar komunikasi interpersonal guru BK maupun motivasi siswa mengikuti layanan konseling sama-sama berada pada kategori sedang, (2) terdapat hubungan positif signifikan antara komunikasi interpersonal guru BK dengan motivasi siswa mengikuti layanan konseling di SMAN 2 Rambatan dengan tingkat hubungan kedua variabel tersebut berada dalam kategori korelasi rendah.
Copyrights © 2023