Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan menganalisis pengaruh demographic diversity dewan komisaris terhadap kinerja perusahaan LQ 45. Pada penelitian ini digunakan sebanyak 26 perusahaan yang selalu konsisten berada dalam kelompok LQ 45. Data yang digunakan dari tahun 2015 sampai dengan 2018. Metode analisis yang digunakan untuk membuktikan kebenaran hipotesis adalah regresi berganda dan pengujian t-statistik. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan ditemukan bahwa keragaman usia, tenure, pendidikan dan gender dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan LQ 45 sedangkan keragaman etnis berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Indonesia.
Copyrights © 2021