Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan digunakan untuk menanamkan nilai-nilai moral kedisiplinan pada siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 tentang budaya sekolah diterapkan, dan tantangan yang muncul saat berusaha melakukannya. Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif merupakan metodologi yang digunakan dalam penelitian ini. Metode observasi dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data. Teknik triangulasi digunakan dalam metode validasi data. Dalam penelitian ini, proses analisis empat tahap digunakan yaitu kategorisasi atau unitisasi, reduksi data, tampilan data, dan kesimpulan. Temuan penelitian adalah sebagai berikut: pertama, pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran penting dalam pembentukan sikap dan perilaku yang taat hukum baik di rumah maupun di masyarakat. Kedua, agar mata pelajaran PKn lebih kondusif untuk dipelajari dan dilaksanakan, digunakan pengaruh budaya sekolah sebagai pedoman. Ketiga, ada hambatan dalam mengajarkan nilai-nilai moral kedisiplinan kepada siswa, termasuk hambatan internal yang dapat diatasi dengan meningkatkan kesadaran dan solusi individu, serta batasan eksternal yang dipaksakan oleh forum dan pendekatan individu.
Copyrights © 2022