Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas X dalam menulis puisi dan berpikir kreatif. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi dan berpikir kreatif adalah model Treffinger. Secara umum, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan 1) Kemampuan siswa dalam menulis puisi dan berpikir kreatif sebelum dan sesudah menggunakan model Treffinger di kelompok eksperimen, 2) Kemampuan siswa dalam menulis puisi dan berpikir kreatif tanpa menggunakan model Treffinger di kelompok kontrol, dan 3) perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis puisi dan berpikir kreatif kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimen dengan desain penelitian control group pretest-postest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Santo Aloysius 2 Bandung. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel penelitian kelas XA dan XB. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan teknik tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kelompok eksperimen setelah diberi perlakuan model Treffinger. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata prates kemampuan menulis puisi untuk kelompok eksperimen sebesar 62,28 dan kemampuan berpikir kreatif sebesar 60,95 Sedangkan nilai rata-rata pascates untuk kelompok eksperimen sebesar 68,52 dan kemampuan berpikir kreatif sebesar 66,04. Data hasil prates dan pascates kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol berdistribusi normal dan bersifat homogen dengan tingkat signifikansi sebesar 95%. Berdasarkan hasil penghitungan dapat disimpukan bahwa model Treffinger dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi dan berpikir kreatif.
Copyrights © 2023