Penelitian ini dilakukan karena peneliti di MTs Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang penasaran dengan keefektifan penyelenggaraan kurikulum berbasis pondok pesantren dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Investigasi yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode penelitian Studi Kasus (Case Study) kualitatif. Metode observasi, wawancara, dan catatan tertulis akan digunakan untuk menyusun data penelitian ini. Peserta termasuk administrator sekolah, asisten direktur kurikulum, instruktur kelas, dan siswa. Metode analisis triangulasi digunakan untuk mengkaji informasi yang dikumpulkan dari wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum terpadu K–13 Madrasah Diniyah MTs Mamba’ul Ma’arif Denanyar terdiri dari empat tahapan pengelolaan (perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, dan penilaian). Berbeda dengan madrasah lainnya, standar pendidikan di MTs Mamba'ul Ma'arif Denanyar cukup tinggi. Sebagai permulaan, ada fasilitator dalam bentuk instruktur yang berpengetahuan luas dan profesional serta menjadi panutan bagi murid-muridnya. Kemudian buku sorogan memberikan waktu lebih banyak bagi siswa untuk belajar. MTs Mamba'ul Ma'arif memiliki program yang membentengi generasi muda melalui pendidikan Madrasah. Meningkatkan mutu pendidikan MTs Mamba'ul Ma'arif Denanyar melalui integrasi kurikulum formal dan kurikulum pondok pesantren, serta muatan kurikulum agama pelengkap
Copyrights © 2023