Tujuan dari pemberdayaan UMKM merupakan upaya dalam rangka mensejahterakan masyarakat. Supaya pemerataan ekonomi rakyat dapat terlaksana. Dan tentunya dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, hal ini dapat mengurangi angka pengangguran dan kesenjangan sosial dalam kehidupan. Dikaremalam umumnya UMKM merupakan usaha yang dimiliki oleh masyarakat dengan kondisi ekonomi mengenah ke bawah. Upaya memberdayakan UMKM menjadi usaha nyata yang memberi surplus terhadap perekonomian negara. Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data yang dilakukan dengan metode kualitatif serta observasi langsung terhadap pelaku UMKM guna mengetahui permasalahan yang dihadapai. Proses penyuluhan ini melewati beberapa tahapan yang dimulai dengan observasi sebagai wujud pengenalan lingkungan yang akan dihadapi. Dengan demikian dapat diketahui permasalahan yang umumnya dialami pelaku UMKM yaitu pada proses pemasaran, serta pada pencatatan penghasialan yang belum terstruktur dengan baik. Sehingga pelatihan dapat terfokus pada permasalahan pokok yang belum dapat terselesaikan oleh pelaku usaha. Pada umumnya pelaku UMKM masih kurang optimal menggunakan media teknologi dalam proses perdagangannya. Hal tersebut terjadi bukan hanya karena kurangnya pengetahuan. Namun, juga dipicu oleh pola pikir pelaku UMKM mengenai teknologi itu ribet digunakan bagi orang awam. Dari pelatihan dan penyuluhan yang telah dilaksanakan. Upaya dalam memberdayakan UMKM pada masyarakat menunjukkan feedback baik dari peserta. Beberapa pelatihan yang diberikan dapat dijalankan dengan baik. Serta dapat diterapkan oleh pelaku usaha dalam kegiatan usahanya. Dengan hasil pemahaman yang baik, nantinya akan memberikan manfaat terhadap daya jual produk yang dijual oleh pelaku.
Copyrights © 2023