Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran (PBL) Problem Based Learning Dengan Media Animasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa SMA Negeri 1 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Dengan menggunakan rancangan penelitian Randomized Pretest-Posttest Only Control Design. Sampel penelitian ini yaitu 67 siswa yang terbagi menjadi 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Adapun teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar pada materi pencemaran lingkungan antara model pembelajaran (PBL) Problem Based Learning dengan media animasi dan Pembelajaran Konvensional. Kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol, nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen adalah 77,62 sedangkan pada kelas kontrol adalah 73,56. Setelah itu dilakukan uji-t diperoleh nilai p-value statistik 0,042 lebih kecil dari 0,05. Jadi H1 diterima dan H0 ditolak sehingga penggunaan model pembelajaran (PBL) Problem Based Learning dengan media animasi pada kelas eksperimen secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari pada pembelajaran konvensional. Hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol, nilai rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen adalah 80,8 sedangkan pada kelas kontrol adalah 71,8. Setelah itu dilakukan uji-t diperoleh nilai p-value statistik 0,000 lebih kecil dari 0,05. Jadi H1 diterima dan H0 ditolak sehingga penggunaan model pembelajaran (PBL) Problem Based Learning dengan media animasi pada kelas eksperimen secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dari pada pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2022