Investasi dalam bentuk saham secara inhern terkandung risiko, disamping itu saham yang terdaftar dan diperjualbelikan di bursa efek jumlahnya sangat banyak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saham-saham yang membentuk portofolio optimal, mengetahui proporsi masing-masing saham yang membentuk portofolio optimal, mengetahui besarnya tingkat pengembalian yang diharapkan dan risiko dari portofolio, serta untuk mengetahui apakah dengan dilakukan diversifikasi dapat menurunkan tingkat risiko. Sementara itu, untuk tehnik pengambilan sampelnya menggunakan purposive sampling, dan ukuran sampelnya sebanyak 20 saham yang secara konsisten masuk dalam perhitungan JII-30 selama periode Januari 2020 - Desember 2021. Tehnik analisis data menggunakan model indeks tunggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 (enam) saham yang masuk ke dalam portofolio optimal dengan proporsi masing-masing saham, yaitu EMTK sebesar 8%, BRIS sebesar 16%, ITMG sebesar 16%, ANTM sebesar 39%, ERAA sebesar 17%, dan ADRO sebesar 4%. Portofolio optimal yang dibentuk menghasilkan tingkat pengembalian yang diharapkan sebesar 6,70% per bulan dengan risiko sebesar 11,99%. Sementara itu, dengan dilakukan diversifikasi maka risiko seluruh saham mengalami penurunan kecuali untuk saham ADRO.
Copyrights © 2022