Ternak ayam kampung yang umumnya dipelihara di masyarakat, merupakan salah satu usaha yang berpotensi untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan memberikan tambahan pendapatanbagi keluarga. Peternakan ini mempunyai peranan cukup besar dalam mendukung ekonomi masyarakat. Peternakan ini banyak terdapat di pedesaan dengan sistem tradisional. Campur tanganmanusia dalam pemeliharaannya hanya terbatas pada pemilikan, perkandangan sederhana dengan penambahan limbah dapur. Tujuan kegiatan ini secara umum untuk meningkatkan produksi ayam kampung dan memanfaatkan limbah perikanan, limbah ampas sagu, daun singkong dan lamtoro. Tujuan khusus adalah : 1. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peternak tentang cara pengolahan bahan pakan dan penyusunan ransum ayam kampung. 2. Melatih dan memotivasi peternak untuk memperbaiki sistem pemeliharaan dalam usaha peternakan.Sasaran pelaksanaan kegiatan PKM adalah kelompok peternak ayam kampung khususnya kelompok Tani Ternak Durian dan Manggis yang mempunyai kemauan penerapan inovasi baru.Keberhasilan dari kegiatan ini dapat diukur melalui perhatian peternak yang lebih baik terhadap ternak ayam yang dipelihara dan produksi yang lebih baik. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKMyaitu ternak ayam menghasilkan produksi telur dan kualitas telur tetas yang lebih baik 35 %, serta berat DOC yang cukup tinggi dibandingkan ternak ayam yang dipelihara secara ekstensif denganpakan tradisional. Peternak mendapatkan pengetahuan tentang teknologi pakan dan penetasan yang dapat meningkatkan produksi dan populasi ternak.
Copyrights © 2020