Jusak Labetubun
Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Control of the Estrus Cycle Using Different Doses of the PGF2α Hormone in Kacang Goats Yamonaha Gea; Jusak Labetubun; Isak P. Siwa
Jurnal Agrosilvopasture-Tech Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Agrosilvopasture-Tech
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/j.agrosilvopasture-tech.2023.2.1.187

Abstract

The purpose of this research is to determine the effectiveness of giving doses of the hormone PGF2α to control the estrus cycle in kacang goats. This research was conducted at Air Ali hamlet and Waringin Cap hamlet for 1 (one) month, starting from October 2022 to November 2022. The method used in this study was the experimental method with 2 doses of the hormone PFG2α, namely 0.6 ml (P1) and 0.5 ml (P2) for 8 goats (each treatment consisted of 4 replications). The female goat used was 3-4 years old and had given birth to one child. The results showed that the duration of estrus at P1 and P2 was not different (P < 0.05) but 100% of goats that were treated both at P1 and at P2 showed the same estrus symptoms with the following characteristics; cattle are restless, make a distinctive sound and move their tail, urinate frequently, their vulva is red and looks swollen, and feels warm when toucher and likes to be held by others. The research concluded that a dose of 0.5 ml of hormone was still effective for synchronizing lust in peanut goats.
PENGEMBANGAN PETERNAKAN AYAM KAMPUNG DI DESA EMA KECAMATAN LEITIMUR SELATAN KOTA AMBON Bercomien Juliet Papilaya; Jusak Labetubun; Demianus F. Souhoka
BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): BAKIRA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/bakira.2020.1.1.01-11

Abstract

Ternak ayam kampung yang umumnya dipelihara di masyarakat, merupakan salah satu usaha yang berpotensi untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan memberikan tambahan pendapatanbagi keluarga. Peternakan ini mempunyai peranan cukup besar dalam mendukung ekonomi masyarakat. Peternakan ini banyak terdapat di pedesaan dengan sistem tradisional. Campur tanganmanusia dalam pemeliharaannya hanya terbatas pada pemilikan, perkandangan sederhana dengan penambahan limbah dapur. Tujuan kegiatan ini secara umum untuk meningkatkan produksi ayam kampung dan memanfaatkan limbah perikanan, limbah ampas sagu, daun singkong dan lamtoro. Tujuan khusus adalah : 1. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peternak tentang cara pengolahan bahan pakan dan penyusunan ransum ayam kampung. 2. Melatih dan memotivasi peternak untuk memperbaiki sistem pemeliharaan dalam usaha peternakan.Sasaran pelaksanaan kegiatan PKM adalah kelompok peternak ayam kampung khususnya kelompok Tani Ternak Durian dan Manggis yang mempunyai kemauan penerapan inovasi baru.Keberhasilan dari kegiatan ini dapat diukur melalui perhatian peternak yang lebih baik terhadap ternak ayam yang dipelihara dan produksi yang lebih baik. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKMyaitu ternak ayam menghasilkan produksi telur dan kualitas telur tetas yang lebih baik 35 %, serta berat DOC yang cukup tinggi dibandingkan ternak ayam yang dipelihara secara ekstensif denganpakan tradisional. Peternak mendapatkan pengetahuan tentang teknologi pakan dan penetasan yang dapat meningkatkan produksi dan populasi ternak.