At Tahfidz Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Vol. 4 No. 2 (2023): Juni 2023

Poligami dalam Tradisi Tafsir dan Relevansinya terhadap Bangsa Indonesia

Aghnia Faradits (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2023

Abstract

Poligami yang hingga saat ini masih hangat dbahas, apalagi sekarang para ‘pelaku’ banyak mendirikan lembaga khusus seolah menandakan bahwa poligami dianjurkan bahkan mendekati wajib, Sebenarnya beberapa tahun pasca wafatnya Nabi Muhammad, para mufassir sudah menafsirkan ayat poligami (an-Nisa’:3) untuk kemudian dicari asbab annuzul, tasir hinngga hikmah yang di dapat. Salah satu Mufassir yang turut menafsirkan ayat ini adalah Muhammad Abduh dalam karya tafsirnya al-Manar. Muhammad Abduh berkata: “Siapa yang merenungkan dua ayat tersebut (QS. Al-Nisâ’ [4]: 3 & 129), maka ia akan tahu bahwa ruang kebolehan berpoligami dalam Islam adalah ruang sempit. Seakan-akan ia merupakan suatu darurat yang hanya bisa dibolehkan bagi yang membutuhkannya dengan syarat yang bersangkutan diyakini bisa menegakkan keadilan dan tidak mungkin melakukan kezaliman. Ia juga menuturkan bahwa ruang kebolehan berpoligami itu adalah ruang sempit. Selain itu Perundang-Undangan Republik Indonesia sebenarnya sudah menjelaskan dalam beberapa pasal untuk dijadikan pedoman jika ingin berpoligami. Lantas apakah UUD Republik Indonesia sejalan dengan penafsiran para mufassir klasik dan kontemporer?

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

attahfidz

Publisher

Subject

Religion

Description

The Journal At Tahfidz concentrates on publishing scientific papers with the theme of Quranic studies with the following coverage Study of Quran Science, Quran Translation, Study of Quranic Tafsir, Research on the Quran, Living ...