At Tahfidz Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Vol. 3 No. 02 (2022): Juni 2022

Kontekstualisasi Modern Slavery (Analisis Hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman)

Huzaifah (UIN Sunan Kalijaga)



Article Info

Publish Date
06 Nov 2023

Abstract

Modern Slavery (Perbudakan Modern) tersembunyi di depan mata dan sangat terkait dengan kehidupan di setiap sudut dunia. Setiap hari, orang ditipu, dipaksa untuk masuk ke dalam situasi eksploitatif yang tidak dapat mereka tolak atau tinggalkan. Modern slavery memiliki banyak bentuk dan dikenal dengan berbagai nama. Dalam segala bentuknya, praktik tersebut secara sistematis menghilangkan kebebasan seseorang untuk keuntungan personal dan komersial. Praktik modern slavery ini sangat bertentangan dengan nilai Qur’ani. Al-Qur’an mengedepankan kebebasan manusia, dan menghendaki perubahan sosial secara universal dengan memuat ayat-ayat tentang perbudakan. Adapun penelitian ini merupakan penelitian kualitatif (library research) dengan metode deskriptif-analitis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontekstualisasi modern slavery kini merupakan lebih berbahaya terhadap humanisme, yakni perbudakan pemikiran, perbudakan ekonomi, kekuasaan, bahkan kemerdekaan suatu negara. Ideal Moral (Pesan moral ) dalam teori double movement Fazlur Rahman dalam memerdekakan budak yaitu memberikan kesetaraan kepada orang lain, membebaskan dari penindasan, dan tidak mengganggu hak asasi manusia dalam bentuk apa pun itu.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

attahfidz

Publisher

Subject

Religion

Description

The Journal At Tahfidz concentrates on publishing scientific papers with the theme of Quranic studies with the following coverage Study of Quran Science, Quran Translation, Study of Quranic Tafsir, Research on the Quran, Living ...