Penelitian karakterisasi refraktori dilakukan terhadap gabungan material terdiri dari agregat besar dan kecil yang digunakan untuk tungku induksi peleburan baja PT Suyuti Sido Maju Ceper Klaten. Material tersebut dicetak dengan tekanan 240 MPa dengan diameter cetakan 17,8 mm dan tinggi 50 mm. Proses pembuatan spesimen melalui proses sintering dengan variasi temperatur 1200 C, 1250 C, 1300 C, 1350 C, 1400 C, dan 1450 C dan waktu penahanan 2 jam. Sedangkan laju kenaikan temperatur 10 C/menit dan laju pendinginan 20 C/menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan ukuran butir dengan cara pengayakan komposisi kimia dari senyawa penyusun refraktori dengan X-RD densitas dan porositas yang merupakan sifat fisis dari refraktori. Hasil yang didapat untuk material refraktori yang agregat besar memiliki ukuran butir lebih besar dari 0,150 mm sedangkan agregat kecil berukuran lebih kecil dari 0,150 mm. Komposisi kimia utama penyusun material refraktori adalah magnesia (MgO) dengan fraksi berat ~95%. 1200 C, 1250 C, 1300 C,1350 C, 1400 C dan 1450 C diperoleh nilai densitas yaitu 3,04 g/cm3, 3.05g/cm3, 3,07 g/cm3, 3.08 g/cm3,3,11 g/cm3, 3.12 g/cm3 Secara teori, nilai densitas untuk refraktori magnesia adalah 3,58 g/cm3. Dan untuk porositasnya bernilai 15.7%, 12.9%, 12.4%, 11.6%, 9.2%, 6.8%. Hal ini menunjukkan bahwa dengan meningkatnya temperatur sintering akan berpengaruh terhadap kenaikan densitas dan menurunkan porositas dari refraktori.
Copyrights © 2011