Kedelai (Glycine max L. (Merill) merupakan komoditas pertanian yang sangat dibutuhkan dalam memenuhi kebutuhan akan gizi Kebutuhan kedelai di Indonesia pada setiap tahunnnya selalu meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perbaikan pendapatan perkapita. Kebutuhan rata-rata kedelai sebanyak 2,2 juta ton/tahun, namun produksi kedelai dalam negeri hanya sekitar 800 ribu-900 ribu ton. Salah satu upaya peningkatan produksi yaitu dengan pengaplikasian pupuk organic kompos azolla dan poc urine sapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dosis pemberian pupuk kompos azola terhadap pertumbahan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max (L.) Meril), untuk mengetahui pengaruh dosis pemberian poc urine sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai, untuk mengetahui interaksi pemberian dosis kompos azola dengan poc urine sapi terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai. Penelitian ini menggukan (RAK) 2 faktor yang disusun secara factorial dengan 3 kali ulangan. dosis pemberian pupuk kompos azolla (A) dan dosis pemberian POC Urin sapi. (U). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kompos azzolla dengan dosis 250 gram memberikan pengaruh yang terbaik terhadap parameter tinggi tanaman tanaman, bintil akar produktif jumlah cabang, jumlah cabang produktif dan jumlah polong berisi. Perlakuan POC urine sapi dengan dosis 150 ml memberikan pengaruh terbaik pada parameter jumlah bintl akar dan bintil akar produktif. interaksi antara kompos azzolla dan poc urine sapi berpengaruh nyata terhadap bintil akar dan bintil akar produktif.
Copyrights © 2023