Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian, dan berpotensi besar untuk meningkatkan perannya terhadap ekspor. Propinsi Lampung mempunyai potensi yang cukup besar pada produk UMKM. Salah satunya adalah UMKM keripik pisang. Dalam sebuah usaha, rantai pasok merupakan hal yang sangat penting, dimana ketersediaan dan distribusi barang akan sangat mempengaruhi keberlangsungan sebuah usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model strategi rantai pasok yang optimal pada UMKM Keripik Pisang di Bandar Lampung. Analisis data menggunakan model interaktif yang dikembangkan oleh Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pelaksanaan rantai pasok UMKM Keripik Pisang di Bandar Lampung antara lain meliputi pengembangan produk, pengadaan bahan, produksi dan persediaan, distribusi dan pemasaran, serta konsumen. Pelaku UMKM Keripik Pisang di Lampung masih menerapkan sistem rantai pasok secara tradisional. Sehingga, dikembangkan alternatif model rantai pasok yang optimal agar UMKM dapat berkompetisi di era global, dengan mengembangkan saluran dan distribusi pemasaran yang lebih luas.
Copyrights © 2020