Brigata Curva Sud adalah suporter yang terpengaruh kultur “ultra†dari Eropa. Kelompok suporter ini tidak memiliki pemimpin struktural seperti suporter pada umumnya, tetapi melakukan forum dengan komunitas dan anggota independen yang tergabung di dalamnya. Salah satu komunitas yang ada di dalamnya adalah komunitas Campus Boys yang berbasis pada kampus-kampus. Berbeda dengan komunitas pada umumnya yang berbasis geografis, Campus Boys adalah komunitas berisikan kaum intelektual muda. Teori interaksi simbolis yang dikembangkan oleh George Herbert Mead digunakan sebagai pijakan penulis dalam mengembangkan ide dan paparan pembahasan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang dilakukan pada anggota komunitas suporter PSS Sleman berbasis kampus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap lingkungan narasumber. Hasil penelitian menunjukkan konsep diri yang terbentuk pada anggota komunitas suporter PSS Sleman berbasis kampus yakni menunjukkan identitas komunitas dan tim kebanggan, rutin mengikuti forum komunitas, mengadakan kegiatan intelektual dengan tujuan mendukung PSS Sleman, mendukung PSS Sleman di stadion, dan tetap mengutamakan pendidikan.
Copyrights © 2020