Relasi antara perempuan dan laki-laki dalam keluarga merupakan hal yang menarik untuk diteliti mengenai pandangan peran gender dan tugas seorang suami dan istri dari kebanyakan masyarakat terutama di Indonesia sekarang ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu bagaimana relasi perempuan dan laki-laki dalam iklan teh SariWangi dan melihat kesetaraan gender dalam keharmonisan keluarga? Penelitian ini menggunakan teori maskulinitas dan feminisme dengan menggunakan metode semiotika mengenai produksi sosial makna dari sistem tanda dari pemikir sang pakar bahasa Swiss, Ferdinand de Saussure. Analisis ini dilakukan melalui tanda-tanda iklan dari potongan adegan-adegan tersebut mengenai bagaimana peran gender mempresentasikan tugas dan tanggung jawab dalam keluarga. Berdasarkan hasil analisis, laki-laki mempunyai kendali penuh dalam hal apapun sehingga laki-laki memiliki hak yang dominan dalam keluarga dimana sistem patriakhi sangat kuat dipegang laki-laki sebagai kepala rumahtangga. Dimana yang artinya di dalam keluarga perempuan memiliki hak minoritas yang harus menuruti apapun yang diputuskan oleh suami sebagai kepala keluarga.
Copyrights © 2021