Latar belakang masalah dalam penelitian ini menampilkan iklan di televisi sebagai salah satu strategi dari perusahaan atau pemilik usaha untuk mempromosikan sebuah produk, namun pada kenyataannya masih terdapat iklan televisi yang belum merepresentasikan produk itu sendiri, salah satunya yaitu iklan permen Sukoka. Strategi dalam iklan tersebut menampilkan sensualitas terhadap tubuh perempuan, dimana strategi ini merupakan sasaran utama bagi para pengiklan untuk menarik perhatian audiens yang dapat menimbulkan hasrat seksual laki – laki serta tubuh perempuan menjadi daya tarik yang memiliki nilai jual. Penelitian ini dibuat untuk menganalisis iklan permen Sukoka yang melanggar etika periklanan, dimana iklan tersebut menampilkan eksploitasi terhadap perempuan sehingga dapat mengetahui penyebab iklan tersebut mengeksploitasi sensualitas terhadap perempuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan kajian kritis dan juga menggunakan metode semiotika untuk menganalisis obyek penelitian. Hasil dari penelitian ini yaitu iklan permen Sukoka menggunakan seorang perempuan untuk dieksploitasi sensualitasnya, dimana sensualitas ini menurut pengiklan dapat menarik perhatian audiens walaupun hal tersebut tidak ada kaitannya dengan produk yang ditawarkan.
Copyrights © 2022