Sensualitas perempuan pada era ini seringkali dimanfaatkan dalam iklan-iklan komersil dengan tujuan untuk meningkatkan daya tarik audiens. Iklan Axe Effect Call Me Sauce yang dibahas dalam jurnal ini merupakan contoh iklan yang menunjukan bagaimana sebuah iklan menggunakan sensualitas perempuan sebagai elemen untuk menarik perhatian penontonnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengulik tentang sensualitas perempuan dalam iklan Axe Effect Call Me versi Sauce yang memperlihatkan obyektifikasi sensual dari tubuh perempuan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode semiotika dengan menganalisis objek melalui tanda yang ditampilkan oleh Asmirandah sebagai perempuan dalam iklan ini. Penyampaian informasi pada iklan yang diperankan oleh Asmirandah menyertakan gerakan yang sensual seperti menggigit bibir, selain itu disertai juga dengan atribut pendukung berupa penggunaan pakaian seksi yang mengandung makna sensual dan bahasa tubuh yang menggoda guna memperkuat kesan sensualitas dalam iklan ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada iklan ini menampilkan eksploitasi terhadap tubuh perempuan, gerakan sensualitas yang ditampilkan oleh perempuan untuk menggoda laki-laki menunjukan bahwa perempuan dijadikan sebagai objek pandangan bagi kaum laki-laki. Hal ini selaras dengan banyaknya iklan yang menampilkan model perempuan untuk dijadikan objek jual-beli. Sensualitas perempuan juga mengarahkan stereotip perempuan sebagai objek seksual.
Copyrights © 2022