Pandemi Covid-19 telah menyebabkan seluruh lini pekerjaan dalam bidang keimigrasian tersendat sementara. Imigrasi menjadi salah satu instansi pelayanan publik yang dibatasi layanannya atau bahkan sampai ditiadakan pelayanannya untuk sementara waktu. Dalam hal ini, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati tetap mengupayakan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan pelayanan untuk masyarakat dengan menginisiasi layanan online, tentunya tanpa melupakan aspek keamanan bagi masyarakat. Dalam melihat adaptasi yang dilakukan instansi tersebut, penelitian ini dilaksanakan untuk dapat mengetahui manajemen Humas Imigrasi Kota Pati selama pandemi. Dilatarbelakangi dengan banyaknya warga Pati yang masih belum tahu bagaimana cara menggunakan wadah berbasis sistem online dan juga yang belum berani untuk mengurus keiimigrasian di tengah situasi darurat ini, peneliti mencoba melihat apa saja rintangan yang dialami dan beberapa keunggulan yang diraih oleh pihak Imigrasi Kelas I Kota Pati dalam mengembangkan inovasi pelayanan masyarakat. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan pendekatan dengan metode penelitian dan studi kasus deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini bersumber dari studi lapangan, yaitu hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Riset ini juga didukung oleh literatur-literatur relevan yang telah penulis telaah sebelumnya. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa strategi mengelola krisis Covid-19 oleh pihak Imigrasi Pati adalah dengan menerapkan strategi adaptif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran untuk mengelola krisis pandemi Covid-19 yang terjadi dalam kacamata seorang Humas Imigrasi di Indonesia.
Copyrights © 2022