Stunting merupakan masalah kesehatan yang menjadi perhatian prioritas pemerintah Indonesia. Aceh masih menjadi daerah lokus stunting, walaupun ditemukan adanya penurunkan signifikan prevalensi stunting sebesar 33,2 % pada tahun 2021. Daun kelor menjadi salah satu alternatif yang terbukti dapat meningkatkan berat badan dan tinggi badan baduta stunting. Tujuan pelaksanaan kegiatan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Edukasi pemberian makanan tambahan pada baduta stunting dalam upaya perbaikan gizi dan peningkatan berat badan dan tinggi badan dengan menggunakan daun kelor, serta meningkatkan ketrampilan tantang pembuatan biskuit makanan tambahan dengan menggunakan daun kelor. Khalayak sasaran Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah ibu yang mempunyai baduta stunting yang berada di kemukiman Syamtaraila Aron berjumlah 20 orang. Metode yang akan digunakan edukasi pemberian makanan tambahan dengan menggunakan daun kelor dan mendemontrasikan cara pembuatan biskuit makanan tambahan dengan tepung daun kelor. Hasil kegiatan adanya peningkatan pengetahuan sebanyak 76 %, perubahan pola asuh Makan dengan olahan makanan dasar dari daun kelor serta keterampilan ibu-ibu demonstrasikan pembuatan biskuit/makanan tambahan yang ditambahkan tepung daun kelor sebanyak 75 %.. Pemanfaat daun kelor untuk meningkatkan status gizi anak stunting perlu adanya kreatifitas pengolahan berbagai makanan tambahan.
Copyrights © 2023