Seiring perkembangan zaman identitas kebudayaan pada bangunan di Bali semakin memudar dengan demikian cepat atau lambat akan menghilangkan identitas khas bangunan Bali. Oleh karena itu terdapat peraturan di Bali yang mengharuskan mengaplikasikan gaya arsitektur tradisional Bali pada bangunan yang tertera pada RTRWP No. 16 Tahun 2009. Tidak hanya pada fisik bangunan tetapi juga dengan menerapkan konsep yang tertera. Keberadaan Hotel di Bali sangat berperan dalam merepresentasikan kebudayaan di Bali. Banyak bangunan hotel di Bali yang telah menerapkan arsitektur tradisional Bali dengan bentuk bangunan yang lebih modern atau dengan pendekatan Neo Vernakular. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan arsitektur Neo Vernakular pada bangunan Hotel Potato Head. Metode yang akan digunakan pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, data diperoleh dari sumber sekunder berupa rekaman visual dan literatur, analisis dilakukan dengan mengacu pada ciri-ciri atau karakteristik Neo Vernakular yang diterapkan pada bangunan Hotel Potato Head. Hasil dari penelitian ini menunjukan Hotel Potato Head di Bali memenuhi prinsip-prinsip arsitektur Neo Vernakular oleh Charles Jencks berdasarkan identifikasi penerapannya pada desain dan konsep pada bangunan. Harapan artikel ilmiah ini mampu bermanfaat untuk instansi pendidikan dan masyarakat umum sebagai batas penelitian, referensi, dan ilmu pengetahuan umum mengenai arsitektur terutama arsitektur Neo-Vernakular di Indonesia.
Copyrights © 2023