Stroke merupakan keadaan defisit neurologik secara fokal dan global. Salah satu pengobatan yang digunakan adalah antiplatelet seperti clopidogrel yang dapat menghambat pembentukan trombus yang bisa menurunkan angka kematian. Dalam perkembangan pengobatan, terdapat variasi respon pasien terhadap terapi clopidogrel. Variasi respon tersebut seperti polimorfisme reseptor P2Y12 yang berdampak pada farmakokinetik dan farmakodinamil dari clopidogrel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyetahui pengaruh kejadian polimorfisme reseptor P2Y12 terhadap kejadian stroke berulang. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode Polymerase Chain Reaction (PCR) yaitu dengan cara pemeriksaan polimorfisme genetik P2Y12 dan dilakukan pemantauan setiap bulan untuk mengetahui kejadian stroke berulang. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah dari 20 sampel diperoleh jenis polimorfime P2Y12 homozygot (wild type), untuk kejadian stroke berulang diperoleh 4 sampel yang mengalami kejadian stroke berulang, dan analisis pengaruh polimorfisme P2Y12 terhadap kejadian stroke berulang diperoleh nilai signifikansi 0,05, sehingga dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara polimorfisme P2Y12 terhadap kejadian stroke berulang.
Copyrights © 2023