JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
Vol 7, No 6 (2023): Desember

PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU SEBAGAI PENDEKATAN HOLISTIK INTEGRAL PENURUNAN ANGKA STUNTING DI BANJARNEGORO

Effatul Afifah (Program Studi Gizi, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Citra Amelia Putri (Program Studi Akuntansi, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Putra Panglima Perkasa (Program Studi Informatika, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Fina Syafeti (Program Studi Kebidanan, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Siti Maspufah (Program Studi Akuntansi, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Dian Wijayanti (Program Studi Gizi, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Riska Audia Putri (Program Studi Gizi, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Afidatul Latifah (Program Studi Perbankan Syariah, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Wahyunita Okta Fahlevi (Program Studi Gizi, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Sir Rocky Muyamman (Program Studi Manajemen, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Muhammad Jamalludin (Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Ela Parena (Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Naila 'Ainaya Sholihati (Program Studi Manajemen, Universitas Alma Ata Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
08 Dec 2023

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan bersama 28 kader posyandu Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pengetahuan kader mengenai stunting dan praktik pengukuran antropometri yang belum tepat. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan peran kader dalam rangka meningkatkan pengetahuan tentang stunting dan pencegahannya sebagai upaya pendekatan holistik integral penurunan angka stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang dengan model pentaheliks yaitu model perumusan kegiatan dengan melibatkan pemerintah, akademisi, mitra terkait, masyarakat dan media masa. Pemberdayaan kader posyandu dilakukan melalui dua metode yaitu pendekatan edukatif dan pendampingan. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap dan terus menerus selama masa pengabdian masyarakat. Pendekatan edukatif dan pendampingan dilaksanakan di tujuh posko posyandu. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan sebesar 44,6% pemahaman kader baik dalam teori maupun praktiknya, dari 59,28% menjadi 85,71%.Abstract: Community service activities were carried out with 28 posyandu cadres in Banjarnegoro Village, Mertoyudan District, Magelang Regency, Central Java. The implementation of this activity was motivated by the low knowledge of cadres about stunting and the inappropriate practice of anthropometric measurements. The purpose of this community service activity is to empower the role of cadres in order to increase knowledge about stunting and its prevention as an integral holistic approach to reducing stunting rates. This community service activity is designed with a pentaheliks model, namely an activity formulation model involving the government, academics, related partners, the community and the mass media. Empowerment of posyandu cadres is carried out through two methods, namely educational and mentoring approaches. The educational approach and mentoring were carried out in seven posyandu posts. The result of this activity was an increase of 44,6% in cadre understanding both in cadres’ understanding both in theory and practice, from 59,28% to 85,71%.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jmm

Publisher

Subject

Other

Description

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research ...