Latar belakang : lansia masih banyak yang memiliki kepercayaanterhadap spiritualitas yang lebih ke arah spiritualitas budaya di Desa Paseban.Tujuan : penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara spiritualitasdengan kecemasan pada lansia di Desa Paseban Kecamatan Bayat.Desain : penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatancross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah lansia yang berusia 60-70tahun sebanyak 1.031 lansia yang berada di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.Jumlah sampel penelitian sebanyak 91 responden, yang terbagi dalam 4 posyandudengan analisa correlation pearson.Hasil : penelitian ini menggunakan correlation pearson 0,000 (p value<0,005) yaitu spiritualitas tinggi dan tidak memiliki kecemasan. Karakteristikresponden menggunakan spearmen pada tingkat pendidikan menunjukkansemakin tinggi tingkat pendidikan maka kecemasan semakin rendah dengan 0,006(p value<0,01). Status perkawinan menunjukkan lansia yang tidak memilikipasangan lebih cemas dengan 0,001 (p value<0,005). Jenis kelamin menunjukkanbahwa perempuan lebih cemas dengan 0,538 (p value>0,005). Umurmenunjukkan semakin meningkat umur maka kecemasan semakin tinggi dengan0,632 (p value>0,05).Kesimpulan : Ada hubungan antara spiritualitas dengan kecemasanlansia di Desa Paseban Kecamatan Bayat
Copyrights © 2018