Dinding geser dengan dan tanpa bukaan telah lazim digunakan sebagai elemen struktural, baik sebagai dinding maupun partisi antar ruang pada rumah tinggal di Indonesia. Rumah harus tetap berdiri ketika gempa bumi datang dan menimbulkan gaya inersia yang mendorong rumah pada arah horisontal. Tipe alternatif struktur komposit yang terbuat dari kayu dan bahan berbasis semen diharapkan dapat memenuhi kebutuhan rumah tahan gempa di Indonesia. Untuk dapat memahami mekanisme ketahanan dinding geser terhadap gaya gempa, diperlukan kajian perilaku terhadap beban siklik statik, dan beban dinamik. Kajian ekperimental statik dan dinamik dengan spesimen skala-penuh dilakukan pada dinding geser yang terbuat dari rangka kayu rekayasa Laminated Veneer Lumber (LVL) berbahan dasar kayu Sengon (Paraserianthes Falcataria) dan kayu Karet (Hevea Brasiliensis), dengan panel penutup rangka Fiber Cement Board (FCB). Analisis hasil uji dengan pendekatan teoritis, dilakukan untuk dapat memprediksi kekakuan awal statis dan kuat leleh serta sifat dinamik dasar dinding geser LVL & FCB. Untuk perilaku statik, hasil yang baik diperoleh dari perbandingan antara hasil pengujian dan prediksi teoritis berdasarkan model mekanika yang diusulkan. Sedangkan, untuk perilaku dinamik, hasil tidak cukup baik karena ada efek lentur dan guling pada spesimen. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini akan berguna untuk praktisi dan perancang struktur dalam merancang struktur rumah kayu tahan gempa dengan kinerja tinggi namun dengan biaya konstruksi rendah.
Copyrights © 2014