Jurnal Permukiman
Vol 9 No 3 (2014)

Zonasi Wilayah Pesisir Akibat Kenaikan Muka Air Laut

Andik Isdianto (Laboratorium Pemetaan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Jl. Veteran 65145 Malang, Indonesia)
Wahyudi Citrosiswoyo (Bidang Keahlian Rekayasa Pantai Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111)
Kriyo Sambodho (Laboratorium Riset Operasi dan Perancangan Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2014

Abstract

Isu pemanasan global membawa dampak pada terjadinya kenaikan muka air laut. Kenaikan muka air laut akan menjadi masalah apabila air laut tersebut telah mencapai daratan dan menimbulkan kerusakan di wilayah pesisir. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dampak kenaikan muka air laut terhadap penggunaan lahan dan tingkat kerentanan bencana kenaikan muka air laut di wilayah pesisir. Studi kasus dilakukan di wilayah Tuban, Jawa Timur. Berdasarkan hasil analisis, penggunaan lahan di wilayah penelitian pada tahun 2001 hingga 2010, sebagian besar berupa lahan pertanian dan perkebunan, dan sebagian besar dari wilayah permukiman dan perkotaan berada di wilayah pesisir. Kenaikan muka air laut di wilayah penelitian, menyebabkan wilayah dengan potensi tergenang pada tahun 2100 (1.021 mm) seluas 566 ha, sehingga wilayah yang memiliki kerentanan sangat tinggi terhadap bencana kenaikan muka air laut terdapat di wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan pantai. Arahan zonasi penggunaan lahan pada wilayah pesisir terkait dampak kenaikan muka air laut di wilayah pesisir Pantai Utara Kabupaten Tuban terbagi menjadi 3 zonasi umum wilayah pesisir, yaitu : zona pemanfaatan umum, konservasi dan alur pelayaran, dengan penetapan strategi akomodatif dan proteksi yang sistematis.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

JP

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Karya tulis ilmiah dibidang permukiman yang meliputi kawasan perkotaan/perdesaan, bangunan dan gedung yang ada didalamnya serta sarana dan prasarana ...