Jurnal Permukiman
Vol 9 No 2 (2014)

Faktor Penentu Emisi Gas Rumah Kaca dalam Pengelolaan Sampah Perkotaan

Tuti Kustiasih (Pusat Litbang Permukiman, Badan Litbang, Kementerian Pekerjaan Umum Jl. Panyaungan, Cileunyi Wetan-Kabupaten Bandung 40393)
Lya Meilany Setyawati (Pusat Litbang Permukiman, Badan Litbang, Kementerian Pekerjaan Umum Jl. Panyaungan, Cileunyi Wetan-Kabupaten Bandung 40393)
Fitrijani Anggraeni (Pusat Litbang Permukiman, Badan Litbang, Kementerian Pekerjaan Umum Jl. Panyaungan, Cileunyi Wetan-Kabupaten Bandung 40393)
Sri Darwati (Pusat Litbang Permukiman, Badan Litbang, Kementerian Pekerjaan Umum Jl. Panyaungan, Cileunyi Wetan-Kabupaten Bandung 40393)
Aryenti Aryenti (Pusat Litbang Permukiman, Badan Litbang, Kementerian Pekerjaan Umum Jl. Panyaungan, Cileunyi Wetan-Kabupaten Bandung 40393)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2014

Abstract

Sampah merupakan salah satu sumber penyebab terjadinya emisi gas rumah kaca (GRK), diantaranya gas metan (CH4) dan karbondioksida (CO2). Pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dapat mengurangi jumlah emisi gas rumah kaca melalui kegiatan 3R (reduce, reuse, recycle), perbaikan proses pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah dan pemanfaatan sampah menjadi produksi energi. Perhitungan emisi gas rumah kaca di Indonesia masih mengacu pada “Default Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Tahun 2006”, karena belum tersedianya data country specific parameter. Dalam memperkirakan emisi gas rumah kaca diperlukan komposisi dan karakteristik sampah. Medote penelitian secara kuantitatif dan kualitatif dalam menganalisis hasil pengumpulan data penelitian dengan uji komposisi sampah sesuai dengan SNI 19-3964-1994dan uji karakteristik dengan ultimate dan proximate analysis untuk menjelaskan struktur kimia sampah, dengan perhitungan berdasarkan reaksi stokiometri.Tujuan penelitian ini adalah menentukan faktor emisi gas rumah kaca dari data spesifik di Indonesia dengan mengidentifikasi parameter komposisi dan karakteristik sampah serta meningkatkan aktifitas pengelolaan sampah untuk mendukung mitigasi dan adaptasi bidang persampahan. Hasil perhitungan degradable organic carbon (DOC)sampah di TPA 0,15 kg CH4/kg berat kering dan faktor emisi CH4 sampah organik adalah (0,07 - 0,11) kg CH4 per berat kering sampah organik atau (0,42 – 0,47) kg CH4 per berat basah sampah organik dari data spesifik sampah di Indonesia.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

JP

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Karya tulis ilmiah dibidang permukiman yang meliputi kawasan perkotaan/perdesaan, bangunan dan gedung yang ada didalamnya serta sarana dan prasarana ...