Perkembangan Penyediaan Air Minum Nasional belum sesuai dengan target yang ditetapkan. Kemajuan penyediaan air minum perdesaan mengalami peningkatan, tetapi di perkotaan menurun. Kebocoran ditribusi air minum perkotaan menjadi faktor penyebab utama penurunan pelayanan air minum tersebut. Oleh karena itu, perbaikan sistem distribusi paling hilir semakin mendesak, salah satunya sistem Sambungan Rumah (SR) yang paling dominan penyebab kehilangan air atau kebocoran. Penelitian evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan metode survei, ditujukan untuk memetakan elemen pembentuk sistem SR dan menilai kinerja model sistem SR yang ada dilapangan. Sebanyak 9 (sembilan) model sistem SR diseleksi untuk dinilai kinerja dan bobot kinerjanya. Penilaian dilakukan dengan menggunakan pendekatan sistem indeks. Parameter-parameter teknis yang digunakan dalam penilaian adalah elemen pembentuk SR, variasi bahan, sistem taping, sistem katup, sistem meter air, dan sistem pipa tegak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja model sistem SR yang dikaji belum sesuai dengan standar pelayanan yang diharapkan. Standarisasi untuk melengkapi 2 (dua) standar sistem SR yang ada memerlukan upaya lanjutan yaitu penelitian percobaan dan pemetaan sistem SR yang lebih luas. Hasilnya digunakan acuan perencanaan dan program penurunan kehilangan air minum.
Copyrights © 2016