Perundungan di kalangan siswa SMA merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan psikologis dan perkembangan akademis. Korban perundungan sangat berisiko mengalami masalah pergaulan, masalah mental, maupun peningkatan resiko bunuh diri, namun tidak semua dari mereka akan mengalami kondisi tersebut. Individu yang menunjukkan hasil perkembangan yang positif meskipun menghadapi tekanan seperti perundungan disebut sebagai individu yang resilien. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi konstruktif melalui implementasi program edukasi resiliensi di SMA Kristen Terang Bangsa. Edukasi resiliensi diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengatasi tekanan dan perundungan, serta membangun ketahanan psikologis. Edukasi dilakukan dalam beberapa proses dan metode, diantaranya adalah melalui pemaparan materi, role play, dan tanya jawab. Pengabdian yang telah dilakukan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap perundungan, memberikan keterampilan bagi siswa untuk mengatasi peristiwa dan situasi tidak menyenangkan seperti perundungan, meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa, dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan inklusif.
Copyrights © 2023