Pada setiap Perguruan Tinggi terdapat organisasi kemahasiswaan, salah satunya di tingkat prodi. Himpunan Mahasiswa Manajemen Informatika (HMMI) di Unmer Madiun adalah salah satu contoh organisasi kemahasiswaan pada tingkat prodi. Dalam memilih ketua HMMI masih terdapat kendala yaitu penilaian secara manual yang kurang efektif dalam proses penyeleksian untuk menentukan calon ketua HMMI sesuai dengan kriteria. Pemilihan yang dilakukan secara manual seperti melakukan voting masih kurang akurat karena penilaian dari masing-masing individu bisa secara subyektif bukan secara obyektif. Maka untuk memecahkan masalah tersebut peneliti menggunakan Sistem Pendukung Keputusan dengan metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk pemilihan calon ketua HMMI dengan parameter bobot kriteria yang telah di tentukan. Untuk pemilihan ketua HMMI terdapat kriteria, antara lain IPK, absensi kuliah, visi dan misi, pengalaman berorganisasi dan wawasan umum. Metode SAW merupakan metode yang menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan dengan melakukan perankingan. Metode ini melakukan perhitungan yang menyediakan kriteria tertentu sehingga diperoleh hasil yang digunakan menjadi nilai akhir dalam pengambilan keputusan. Kriteria-kriteria tersebut dapat dikembangkan lebih luas berdasarkan kebutuhan yang digunakan dalam memilih ketua HMMI. Pada penelitian ini berhasil dalam membuat aplikasi Sistem Pendukung Keputusan sebagai pendukung Pemilihan Ketua HMMI UNMER Madiun.
Copyrights © 2020